Jalan Klatak Ambles Lagi

8 Komentar

Derita masyarakat Peniron dan sekitarnya belum habis. Setelah jalan rusak puluhan tahun dan belum lama ini Jembatan Klapasawit ambles, sekarang jalan Klatak/Kudu yang pada tahun 1991 ambles kini terancam putus kembali. Memang tanah di daerah itu selalu bergerak sehingga pada tahun 2007 seluruh warga Klatak direlokasi ke tempat aman. Pengaruh tanah bergerak itulah yang membuat jalan sepanjang 300an meter disekitar Klatak ikut ambles. Disamping labilnya tanah, kondisi itu juga dipengaruhi oleh aktifitas penambangan pasir dibawah Klatak (Kadus Bak) yang hanya berjarak 100an meter.
Saat ini, jalan yang ambles itu sudah mencapai panjang sekitar 10 meter dengan kedalaman 1 meter lebih. Kerusakan ini sudah dilaporkan ke Pemkab dan Dinas terkait, tetapi untuk realisasi perbaikan belum diketahui kapan. Jika tidak diperbaiki, jalan itu terancam kembali longsor dan putus seperti tahun 1990 lalu.
Iklan

Jalan Rusak, Akhirnya Masyarakat Bereaksi Juga

34 Komentar

Ada yang agak berbeda ketika lewat jalan rusak di Peniron sekarang. Seperti pada gambar, sebuah poster terpampang dengan tulisan mencolok mirip slogan milik pasangan pilpres dulu.

Yang pasang tidak tahu siapa, tetapi saya yakin hal itu dilakukan oleh kelompok yang sangat peduli dengan kondisi keprihatinan bertahun-tahun. Mereka hanya berusaha mencari perhatian karena selama ini memang kurang diperhatikan. Dan, sah-sah saja masyarakat berekspresi, bahkan bentuk unjuk rasa seperti ini masih terlalu santun jika melihat betapa pemerintah tak pernah berpihak pada masyarakat daerah ini.

Semoga ekspresi awal ini menjadi yang terakhir jika pihak terkait akan merespon gelisahnya masyarakat. Jika tidak, sangat wajar jika masyarakat mengekspresikannya dengan bentuk yang lebih demonstratif lagi.

Goodbye Mobile Blogging

15 Komentar

Lebih dua minggu bahkan lebih saya nda update blog. Dengan waktu yang sulit dibagi serta banyak pekerjaan, update dan menulis terpaksa saya tunda dulu. Mau bagaimana lagi lha wong memang pekerjaan saya bukan tukang ngeblog kok. hehe. Saya memang sempat update blog, itupun cuma upload gambar golak ama masukin banner gratisan di blog ndesa Peniron.

Disamping kesibukan, saya juga jarang online karena SE K790i kesayanganku jebol! Mati karena terlalu lama kugunakan sebagai modem. Dengan kuota tak terbatas dari Indosat 3,5G broadband saya jadi tak terkontrol dalam menggunakan hp untuk modem. Barangkali karena kecapean, secara tiba-tiba dan tanpa aba-aba apapun, hp tiba-tiba mati. Kupikir karena power baterai yang habis, tapi setelah aku charge cukup lamapun tetep saja hp nda mau hidup. Lagi

Berita Dari Kampung

7 Komentar

Beberapa minggu ini, saya memang tidak sempat menulis. Walaupun sering online, saya hanya sebatas membaca dan memberi komentar kalau sempat. Dengan waktu yang sulit dibagi serta banyak pekerjaan, update dan menulis terpaksa saya tunda dulu. Mau bagaimana lagi lha wong memang pekerjaan saya bukan tukang ngeblog kok. hehe. Saya memang sempat update blog, itupun cuma upload gambar golak ama masukin banner gratisan di blog yang sekarang ternyata error. Hehe

Sebenarnya banyak berita dari kampung, tetapi sayangnya kok teman-teman lain nda mau andil untuk jadi kontributor. Sayangnya akhir-akhir ini saya tidak begitu kober. Nda sempat ngalor ngidul yang biasanya minimal setiap mingguan. Idealnya memang, ada teman-teman lain yang mau menjadi kontributor, misalkan tidak menulis, paling tidak memberi informasi berikut gambar pada saya yang kemudian akan saya masukkan ke sini. Padahal dikampung ada Mas Sinun, Mas Memed dkk yang sudah bolak-balik saya undang untuk jadi kontributor. Tapi mereka-mereka sepertinya lebih memilih nyari duit sih, jadi ya gemana lagi. Saya juga maklum karena aktifitas ngeblog seperti ini memang cuma buang-buang energi saja. Doakan saja saya juga besok akan sadar seperti mereka. hahaha

Berita yang akan saya tulispun, sebagian karena saya mendapat gambar foto dari Mas Kasidin, kaur Kesra yang baru. Kebetulan seharian tadi (kemarin), saya ketemu beliau diacara MAD PNPM Mandiri Perdesaan di Aula P & K Kec. Pejagoan. Di acara itu, secara tak terduga saya malah ketiban sial karena dipilih menjadi sekretaris BKAD (Badan Kerjasama Antar Desa) Kec. Pejagoan. Mulanya, saya bahkan dipilih untuk menjadi ketua, beruntung ada teman dari desa Karangpoh yang berbaik hati mengalah menjadi ketuanya. Saya bilang sial karena dari hampir seratus orang yang hadir, tak ada yang berminat menjadi pengurus BKAD termasuk saya. Alasannya, disamping diberi tanggung jawab berat juga tidak ada honornya! hahaha..

AMELIA AHMAD YANI datang ke desa Peniron

Ini berita yang pertama. Amelia A. Yani, putri alm. Jendral (anumerta) A. Yani pahlawan revolusi kemarin selasa, 17 Pebruari 2009 datang ke Peniron. Kedatangan beliau yang menjabat sebagai Ketua Umum Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN) dalam rangka silaturahmi dengan kader dan simpatisan PPRN. Silaturahmi politik itu berlangsung di rumah Kadi Prayitno, Kudu/Bak dan dihadiri oleh sekitar 250 orang. Disamping sambutan politik dan silaturahmi, juga dihibur oleh organ tunggal.

Bagi orang Peniron dan sekitarnya, kunjungan ibu Amelia A. Yani adalah sebuah sejarah, dimana baru kali ini seorang ketua umum Partai (walaupun dari partai baru) mau berkunjung ke wilayah Kebumen utara. Padahal pejabat Kebumen sendiri seperti malas berkunjung ke sini. Memang, tidak harapan ketika melihat kapasitas partai ini, terutama jika realitas politik setelah Pemilu 2009 tidak ada perubahan berarti dari keadaan sekarang. Tetapi jika berpikir positif, kunjungan itu merupakan kehormatan ditengah kondisi daerah ini yang seperti dianak tirikan penguasa bertahun-tahun.

Pokoke nda ngimpi tiba-tiba wong Peniron bisa salaman, makan bareng, bertatap muka bahkan berjoged bareng anak Jendral Ahmad Yani yang dulu hanya kita lihat di film yang wajib diputar menjelang tanggal 1 Oktober itu.

Mudah-mudahan, kedatangan beliau memberi manfaat bagi daerah Peniron dan sekitarnya. Sebenarnya tanpa kedatangan ibu Amelia A. Yani pun, sudah seharusnya ada perubahan pola pikir menjelang Pemilu 2009 dan berikutnya bahwa saatnya wong Peniron tidak menjual diri demi kepentingan sesaat.

Rustriyanto Dilantik Jadi Wabup Kebumen

13 Komentar

Gubernur Jawa H Bibit Waluyo melantik H Rustriyanto SH menjadi Wakil Bupati Kabupaten Kebumen periode tahun 2005-2010, Selasa (4/2).. Pelantikan dan pengucapan sumpah jabatan digelar dalam rapat paripurna istimewa DPRD di gedung dewan.

Hadir pula Wakil Gubernur Jateng yang juga kakak kandung Rustriyanto Dra. Hj. Rustriningsih, MSi pada pelantikan yang dihadiri sekitar 350 undangan. Hadir pula Bupati Kebumen K.H. Nashiruddin AM dan jajaran Muspida Kebumen serta sejumlah bupati dan walikota se – eks Karesidenan Kedu dan Banyumas, kepala dinas/instansi di ligkungan Pemkab Kebumen, serta 26 camat.

Rapat paripurna istimewa dengan agenda utama pengucapan sumpah jabatan dan pelantikan wabup tersebut diawali dengan pembacaan keputusan Menteri Dalam Negeri dilanjutkan pengambilan sumpah jabatan wakil bupati, penandatanganan berita acara pengucapan sumpah jabatan wabup.

Acara dilanjutkan kata pelantikan oleh gubernur Jawa Tengah. Kemudian dilanjutkan pemasangan tanda pangkat jabatan, penyematan tanda pangkat jabatan serat penyerahan petikan keputusan Mendagri serta pembacaan sambutan gubernur Jateng.

H Rustriyanto SH terpilih sebagai wakil bupati melalui rapat paripurna DPRD pemilihan Wabup pada 22 Januari 2009. Politisi yang menjabat Sekretris DPC PDI Perjuangan Kebumen itu mengantongi 33 suara dari 35 anggota dewan yang hadir. Sedangkan rivalnya dokter AF Bambang Suryanto SpPD hanya mendapat 1 suara. Sisanya satu suara abstain.

Ketua DPRD Kebumen Probo Indartono SE MSi didampingi Sekretaris DPRD Sutjipto Nugroho, SE mengatakan, Rustriyanto akan mendampingi Bupati Kebumen KH M Nashiruddin Al Mansyur sampai Juli 2010 mendatang.
Dikutip dari: suaramerdeka cybernews

JEMBATAN KLAPASAWIT AMBRUK

8 Komentar

Jembatan Klapasawit di dukuh Klapasawit desa Peniron yang berada di ruas jalan Peniron – Kebakalan, Kamis malam Jum’at, 29 Januari 2009 ambruk. Ambruknya jembatan tersebut menyebabkan arus transportasi di jalur jalan tembus Kebumen – Banjarnegara tersebut terputus selama 2 hari. Padahal jalur tersebut sangat vital bagi masyarakat dan sebagai jalur satu-satunya angkutan umum trayek Kebumen – Peniron – Kebakalan – Wonotirto.

Putusnya jembatan tersebut sebenarnya sudah dikhawatirkan masyarakat sejak lama karena jembatan itu sudah lebih dari 8 tahun digerus erosi. Oleh masyarakat, kerusakan jembatan di jalan Kabupaten itu juga sudah lama diusulkan, tetapi pihak terkait terutama Bidang Bina Marga DPU Kab. Kebumen belum juga melakukan perbaikan.

Untuk mengatasi kesulitan masyarakat, pada hari Sabtu kemarin dilakukan kerja bakti membuat jembatan darurat dari kayu dan bambu disebelah jembatan yang terputus. Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten beserta jajaran terkait pada hari Sabtu itu juga melakukan peninjauan langsung ke lokasi, termasuk beberapa wartawan cetak dan elektronik seperti Suara Merdeka, KR, Wawasan, Ratih TV dan RCTI.

Selain putusnya jalur Kebumen – Kebakalan akibat ambruknya jembatan, infrastruktur transportasi di jalur ini juga sudah sangat memprihatinkan. Selain jalan di antara SMPN 2 Pejagoan sampai balai desa yang sudah sangat tak layak sebagai jalan Kabupaten karena seperti kubangan kerbau, jalan mulai Peniron sampai Kebakalan juga sudah rusak parah. Selain kepadatan dan beban dari truk-truk pengangkut pasir, jalan di jalur ini juga seperti tidak mendapat perhatian dari pemerintah. Bukti yang paling nyata adalah peningkatan jalan yang sepanjang sekitar 8 km dari Karangpoh ke Peniron saja sampai memakan waktu 3 tahun dengan 4 tahap yang sekarang masih menyisakan sekitar 800 meter.

Desa-desa mulai dari Karangpoh sampai Kebakalan memang bagai anak tiri pemerintah/penguasa dibanding jalur lain disekitar Peniron seperti jalur Kebumen Karangsambung dan Karanggayam – Kebakalan. Padahal pada saat menjelang Pemilu seperti ini, Peniron dan sekitarnya selalu menjadi daerah rebutan partai politik. Sayangnya, tidak pernah dari dulu ada wakil rakyat dari daerah ini. Dan sayangnya, masyarakat Peniron dan sekitarnnya pun masih terlalu murah memberi hak suara pada setiap Pemilu. Entah masyarakat yang terlalu bodoh sehingga tidak menyadari potensinya, atau memang sikap parpol-parpol itu yang membiarkan kebodohan masyarakat demi potensi tambang suara mereka.

Maka, menjelang Pemilu 2009 semoga masyarakat bisa menyadari potensinya dengan lebih pintar menggunakan hak pilihnya. JANGAN PILIH CALEG BUSUK!

Ket: foto dari SM

RUSTRIYANTO SH, WAKIL BUPATI KEBUMEN YANG BARU

4 Komentar

H Rustriyanto, SH (41), akhirnya terpilih sebagai Wakil Bupati Kebumen pada Rapat Paripurna di DPRD, kemarin. Ia meraih 33 suara dari 35 anggota DPRD yang hadir. Sedangkan pesaingnya, dr AF Bambang Suryanto Sp.PD (42) hanya meraih satu suara, dan satu suara dinyatakan abstain. Pilwagub dimulai sekitar pukul 09.30, setelah 24 wakil rakyat hadir dan dianggap memenuhi kuorum.

Dalam Rapat Pleno yang dipimpin Ketua DPRD H Probo Indartono SE MSi itu juga dihadiri Ketua DPC PDI-P Kebumen Dra Hj Rustriningsih MSi. Politisi yang juga Wagub Jateng itu tiba di Gedung DPRD bersamaan dua cawabup serta diikuti ratusan kader banteng mencereng.
Hadir pula Sekda H Suroso SH mewakili Bupati KH M Nashiruddin AM, Wakapolres Kompol Agung Aristyawan Adhi SH SIK, serta para pejabat eksekutif. Bahkan sewaktu para pejabat telah hadir, baru satu dua wakil rakyat tiba di DPRD.

Setelah rapat pleno dibuka Ketua Dewan, selanjutnya diserahkan kepada Ketua Panitia Pemilihan H Heru Budiyanto, didampingi lima anggota, Misbakhul Ghorib, Ir Budi Hianto Susanto, H Sudarno, M Stevani Dwi Artiningsih, dan Dian Lestari.

Pemilih pertama yang menggunakan hak pilih adalah Ketua Dewan Probo Indartono. Tepuk tangan hadirin menyambut saat Probo maju mengambil surat suara dan memilih di bilik suara, lalu memasukkan ke kotak suara. Bukan rahasia lagi, selama ini ada persaingan terselubung Rustriyanto dan Probo Indartono.

Di tengah jalannya pemilihan, jumlah wakil rakyat yang hadir terus bertambah. Selain dari FPDI-P dengan 19 suara, ditambah tiga anggota dari Partai Demokrat, dari FPPP lima anggota lengkap hadir. Dari FPAN empat orang juga hadir lengkap.
Dari FKB hadir Wakil Ketua DPRD Drs H Marur Adam Maulana MPdI, Imam Sibaweh dan KH Dawami Misbah.

Sedangkan dari FPG tujuh anggota kompak tidak hadir. Wakil Ketua DPRD H Suprapto HS dari FPG sejak awal tegas menyatakan, fraksinya tidak mendukung pengisian wakil bupati.
Dari FKB juga ada tiga anggota tidak hadir menggunakan hak suara. Yaitu Ketua FKB Drs H Habib Kholil, Ir Sri Hari Susanti MM serta Miftahul Ulum. Ketiga wakil rakyat itu sejak awal konsisten tidak menghadiri jadwal pilwabup.

Sekitar 45 menit pemungutan suara pilwabup berakhir. Selanjutnya kotak suara disegel dan dibuka oleh panitia pemilihan. Satu per satu kartu suara dibaca.
Hasil perhitungan akhir, Rustriyanto alias Aan meraih 33 suara, dokter Bambang Suryanto satu suara, dan satu suara abstain.

Ketua DPC PDI-P Drs. Hj Rustriningsih, M.Sc menyatakan, setelah hasil Pilwabup itu dikirim DPRD ke Mendagri lewat Gubernur, diharapkan segera turun persetujuan dan proses pelantikan segera bisa dilakukan. Hal itu supaya roda pemerintahan di Kebumen berjalan normal. Apalagi sudah sekitar empat hingga lima bulan agenda pilwabup sempat tersendat. Rustri juga berharap situasi politik segera pulih dan semua pihak bisa mendukung agenda Pemkab Kebumen di bawah kepemimpinan Bupati KH M Nashiruddin dan Wakil Rustriyanto.(B3-64)

sumber : suaramerdeka.com

Older Entries Newer Entries