Internet sekarang telah menjadi kebutuhan banyak orang. Bahkan bagi sebagian orang, berselancar di alam maya sudah tidak bisa dipisahkan dari kehidupan keseharian. Itulah kenapa, dibutuhkan perangkat yang mendukung mereka untuk bisa online setiap saat. Bagi mereka yang hidup dikota dan mampu secara finansial, berinternet setiap saat bukan menjadi barang susah karena cukup banyak tersedia warnet, menggunakan fasilitas kantor, membangun koneksi personal di rumah bahkan memanfaatkan fasilitas free hotspot area.


Persoalannya, tidak semua dari kita mampu secara finansial maupun punya waktu cukup untuk pergi ke warnet, memasang koneksi personal di rumah maupun jalan-jalan ke tempat yang berhotspot. Disamping itu, belum semua dari kita tinggal berdekatan dengan warnet maupun dekat area hotspot. Jikapun ingin membuat koneksi personal di rumah, belum tentu kita sanggup membayar biaya tagihan telepon maupun langganan dari ISP. Dan bagi Anda yang bermukim di pelosok seperti saya, persoalannya akan lebih runyam lagi. Disamping jauh dari kota, mungkin Anda juga sama seperti saya, tidak punya banyak duit untuk membuat koneksi personal dengan PC.

Di sini, saya hanya ingin berbagi pengalaman menggunakan internet yang saya anggap cukup memberi solusi untuk berinternet mudah dan murah, terutama bagi yang hidup di kampung seperti saya. Saya juga tidak menganjurkan Anda untuk mengikuti pengalaman saya karena mungkin saja Anda sudah punya cara tersendiri.


Ber-internet menggunakan handphone bisa jadi solusi yang paling mudah dan murah saat ini. Disamping sudah meratanya jaringan selular sampai ke pelosok, tarif dari penyedia jasa selular khususnya tarif GPRS juga semakin kompetitif dan cenderung selalu turun. Untuk berinternet pun tidak harus menggunakan HP mahal.


Ini pengalaman saya:

Sejak Agustus 2007 yang lalu (lebih dari setahun) saya menggunakan HP sebagai sarana untuk berinternet ria. Saya menggunakan merk SE K790i karena berdasarkan pengalaman, merk ini sepertinya lebih cepat untuk akses GPRS. Sementara saya memilih menggunakan kartu GSM IM3 dari Indosat karena setelah saya perbandingkan dengan GSM lain, IM3 lebih murah dan lumayan cepat untuk berinternet.


Agar HP dapat digunakan untuk berinternet, HP perlu disetting sebagai berikut:

Merk Sony Ericsson:

  1. Setelah chip IM3 terpasang dan HP di aktifkan, aktifkan dan setting GPRS dengan cara ketik: GPRS<spasi>MERK HP<spasi>TYPE kemudian kirim ke 3939. Seterusnya ikuti petunjuk dari operator penyedia layanan.
  2. Setting Hp: klik menu – setting – connectifity – data communication – data account. Jika masih kosong klik new account – PS Data, kemudian ketik indosatgprs.
  3. Kamudian setting internet dengan cara klik menu – setting – connectifity – internet setting – internet profil. Kemudian pilih indosatgprs.
  4. Restart hp.

Merk Nokia:

  1. Sama dengan no 1 di atas
  2. Klik menu tools – setting – connections – access points. Isi dengan indosatgprs
  3. Pilih web – options – setting – default acces point. Pilih indosatgprs
  4. Restart hp.

Pada kondisi ini, sebenarnya hp telah siap untuk mengakses data gprs, tetapi hanya bisa digunakan untuk layanan internet mobile bawaan hp. Untuk dapat berinternet dengan nyaman, instal perangkat lunak yaitu browser “Opera Mini” dari wap.getjar.com langsung dari hp dan pilih sesuai type hp Anda.

Dengan Opera Mini, sekarang kita bebas berinternet seperti mengunakan PC seperti chatting, browsing, blogging dll dimanapun dan kapanpun selama ada jaringan Indosat.

Trik saya untuk berhemat:

Hp saya pake untuk buka-buka blog, mengedit dan mengisi komentar. Untuk membuat artikel, saya menggunakan komputer secara offline. -sebenarnya bisa saja nulis langsung di hp kalau Anda mau-. Setelah ada waktu, satu atau beberapa artikel saya posting secara online (kadang di warnet tp seringnya menggunakan PC di rumah dan menggunakan hp sebagai modem).

Saat online, semua artikel saya posting dan disimpan sebagai naskah. Setelah itu, kemudian gunakan hp untnuk menerbitkan artikel yang sudah disimpan itu kapanpun kita mau.

Cukup setengah jam kita diwarnet atau menggunakan PC, selebihnya kita gunakan hp untuk editingnya. Jadi, walaupun seminggu sekali saya ke warnet dan hanya setengah jam di sana, blog kita selalu dapat diupdate. Irit bukan?

Catatan:

1. Karena hanya untuk kondisi “darurat”, kenyamanan tips saya harus dimaklumi.

2. Perangkat keras yang saya tulis semata-mata karena pengalaman dan saya tidak punya referensi lain/malas mencarinya.

3. Saya juga sudah 2 minggu menggunakan Indosat 3,5G broadband. Jika Anda tertarik, pengalaman berinternet menggunakan modem hp, kartu GSM maupun Indosat 3,5G broadband, akan saya tulis lain waktu.

semoga membantu…