img_0727

Memasuki musim tanam, petani mulai menggarap sawah untuk bertanam padi. Seperti gambar di atas, petani masih menggunakan bajak tradisional yang oleh wong Peniron dinamai wluku dan aktifitas itu dinamai mluku.

Walaupun di Peniron ada 2 buah bajak mesin alias traktor, tetapi bajak tradisional dengan mengandalkan tenaga sapi atau kerbau masih cukup banyak digunakan. Konon, dibanding dengan traktor, hasil bajak tradisional memang lebih bagus. Dalam dan rapi.