Lodeh/sayur klewek, mungkin cuma ada di Peniron dan sekitarnya, terutama yang mempunyai tradisi sama dengan Peniron. Bahkan di Peniron sendiri mungkin juga tidak semua daerah menggunakan lodeh klewek sebagai menu wajib. Bahkan menu ini bukan hanya saat lebaran, tetapi menjadi menu wajib pada acara lain seperti muludan, rajaban, likuran dan suran.

Klewek adalah buah yang dihasilkan dari pohon pucung. Orang luar Peniron khususnya Kebumen menyebutnya begitu. Bentuk buahnya mirip kerang kecil berwarna hitam. Saya berharap ada yang mau memberikan referensi mengenai klewek karena akses saya dari kampung sangat terbatas untuk membuka-buka winkipedia atau sejenisnya.

Lodeh adalah istilah untuk menyebut sayur secara umum di Peniron. Menyebut lodeh klewek, makanan ini seperti sayur biasa mirip seperti sayur kikil, bahkan mungkin persis tetapi ditambah buah klewek sehingga menjadi kehitaman. Bagi yang belum terbiasa, mungkin sedikit asing, tetapi kalau sudah biasa seperti saya, lodeh klewek menjadi menu yang paling dinanti saat acara badan.

Sebagian, mungkin sudah meniru tradisi kota dengan ketupat dan opornya. Tetapi wong Peniron seperti saya tetap merasa kurang jika belum menyantap lodeh klewek dan goreng ayam kampung. hehe

Sholat Ied

Sholat Ied terutama saat Idul Fitri menjadi momen yang sangat ditunggu karena saat itulah kita bisa ketemu dengan hampir semua orang, laki – perempuan, tua – muda dan ditambah saudara-saudara perantauan. Suasana seperti ini hanya bisa dijumpai saat lebaran.

Yang lebih asyik, setelah sholat Ied diteruskan dengan bersalam-salaman dan karena banyaknya bisa makan waktu cukup lama. Sayangnya, sholat Ied di Peniron tidak dilakukan di satu tempat, tetapi di 4 tempat sehingga tidak bisa bersalaman dari semua penjuru Peniron. Di kota, bersalam-salaman setelah sholat Id mungkin tak lagi ada. Contohnya di daerah mertua saya.

Kangen, tentu subyektip karena berhubungan dengan rasa. Dan, lodeh klewek serta sholat Id adalah salah satu yang saya kangeni di moment lebaran. Teman-teman pasti juga punya hal ngangeni dari kampung yang tak didapatkan di kota. Maka, mudiklah lagi minimal jika lebaran tiba tahun depan.