Seminggu tidak pulang kampung, ternyata ada yang sudah berubah. Itupun karena saya ketemu dengan Pak Kades dan bercerita tentang kerja bakti. Sejak hari Senin lalu, beliau bersama masyarakat Kadus Bak, terutama warga Silampeng bahu membahu bekerja bakti melaksanakan pengaspalan jalan Curug – Silampeng sepanjang 1 km.

Ya, jalan Silampeng mulai dari Curug sampai Silampeng, ternyata kini telah berubah mulus. Kini setelah bertahun-tahun akses jalan menuju Silampeng sangat susah dilalui kendaraan sehingga menjadi pedukuhan yang seolah terisolir, masyarakat sudah bisa menikmati jalan aspal yang mulus dengan kualitas yang lumayan bagus. Menikmati prasarana jalan yang layak sekarang bukan lagi mimpi.

Yang membanggakan, kecuali aspal yang merupakan bantuan Pemkab Kebumen, hampir seluruh pembangunan jalan tersebut dilakukan dengan swadaya. Bahkan armada angkutan kepunyaan pribadi Kades, digunakan gratis untuk mengangkut berpuluh-puluh rit pasir dan sirtu. Kalau dihitung uang dan harus membayar, entah berapa juta yang harus dikeluarkan untuk angkutan tersebut.
Bahkan karena terlalu beratnya masyarakat dalam pengadaan pasir dan sirtu, Pemdes sampai menyewa sebuah loader untuk pengambilan pasir dan sirtu di sungai Luk Ulo.

Pada saat pengerjaan selama 3 hari, warga bahkan mulai melakukan kerja bakti pada pukul 01.00 tengah malam untuk menghemat energi. Luar biasa!

Pengaspalan jalan silampeng sebenarnya ditargetkan sampai perbatasan dengan desa Pengaringan. Tetapi karena beratnya medan dan banyaknya swadaya, terutama karena ruas Silampeng – Sibango – Pengaringan belum dimakadam, maka pengaspalan ditunda untuk sementara waktu. Selain itu, bantuan aspal yang diterima dari Pemkab memang hanya cukup untuk mengaspal sampai Silampeng.

Kini, jalan telah mulus. Semoga mulusnya jalan tersebut akan memuluskan warga dalam melakukan aktivitasnya. Efeknya adalah peningkatan dalam hal ekonomi dan sosial.
Terima kasih kepada kades Triyono Adi atas pengorbanannya dalam mewujudkan program pengaspalan jalan. Semoga program peningkatan jalan pada wilayah lain juga dapat berjalan sesuai rencana. Penghargaan juga untuk warga Silampeng yang telah bahu-membahu bersama Pemdes dalam bekerja bakti dan berswadaya.

Semoga jalan yang sudah mulus diikuti dengan peran warga untuk memeliharanya. Pendapat bahwa memelihara lebih sulit daripada membangunnya semoga tak terjadi di Silampeng. Amin…