Ditengah lintasan yang basah karena hujan, Stoner kembali menunjukkan keperkasaannya pada seri MotoGP Sachsenring, Jerman minggu sore tadi. Memulai start dari pole position di depan Dani Pedrosa, Stoner mengakhiri balapan menjadi finish tercepat.
Saat start, Dani Pedrosa yang menempati pole position kedua langsung memimpin didepan Stoner, bahkan sudah membuat jarak yang waktu lebih dari 6 detik hingga kecelakaan menghentikannya di lap 5.

Disamping Pedrosa, Jorge Lorenzo, rekan Valentino “the doctor” Rossi di tim Fiat Yamaha yang menggunakan ban Michelin bahkan sudah terjatuh dilap 3. Lintasan basah sepertinya menjadi mimpi buruk bagi pengguna ban Michelin, dan ini membuktikan bahwa ketangguhan Bridgstone belum sanggup ditandingi Michelin sepenuhnya.

Sementara Valentino Rossi yang start diurutan 7 harus puas menjadi juara ke 2. Rossi juga membuktikan, bahwa pilihan menggunakan ban Bridgstone yang selama ini dianggap sikap kekanakan, adalah pilihan yang tepat.
Hasil fenomenal justru dipertunjukkan Chris Vermeulen yang mengendarai Suzuki. Memulai start dari urutan ke 17, dia mampu menyodok dan finis ketiga. Ini juga menunjukkan hebatnya Vermeulen jika bertanding dilintasan basah, dan ini sudah dibuktikannya pada seri MotoGP tahun lalu.

Dengan hasil ini klasemen sementara MotoGP kembali direbut Rossi dengan nilai 187 , menggeser Dani Pedrosa dengan selisih 16 poin. Sementara juara dunia tahun lalu Casey Stoner menempel ketat ditempat ketiga dengan nilai 167.

Seri MotoGP tahun ini memang menyajikan persaingan yang sangat ketat. Disamping ketiga pembalap pemimpin 3 besar klasemen sementara, peluang juga masih dimiliki rokkie Jorge Lorenzo. Sayang, selepas cidera pada seri keempat, dia masih belum menemukan performa terbaik seperti yang ditunjukkannya pada seri-seri awal.

Masih banyak sisa seri MotoGP tahun ini, dan itu masih memungkinkan kita mendapat kejutan-kejutan. Sebagai penggemar the Doctor, saya memang mengharapkan Rossi tetap konsisten dan akhirnya menjadi juara kembali setelah 2 tahun berturut-turut gagal.
Kesempatan memang sangat terbuka, tetapi pada akhirnya pembalap bermental juara, berpenampilan paling konsisten serta motor dan tim terbaiklah yang kelak menjadi kampiunnya.

Kita tunggu seri MotoGP selanjutnya. Anda dukung siapa????