Bertempat di balai desa Peniron, hari Senin ini dilakukan pengobatan massal gratis. Rangkaian kegiatan yang diadakan oleh Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Komisariat DIII Keperawatan Stikes Muhammadiyah Gombong bekerja dengan RSU PKU Muhammadiyah Gombong ini dilakukan selama 2 hari sejak Minggu dan didahului kemarin sore berupa Penyuluhan Kesehatan yang diikuti masyarakat, utamanya ibu-ibu anggota PKK.
Menurut Ketua Panitia, Immawan Akhmad Soim, acara penyuluhan dan pengobatan massal gratis ini diharapkan dapat menciptakan masyarakat yang sehat serta menambah pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan.
Dengan dimulai dari keluarga serta pengetahuan dan kesadaran yang cukup dari ibunya, maka diharapkan akan tercipta masyarakat yang sehat.
Sekitar 50 orang Panitia sejak Minggu sudah berada di Peniron dan malamnya menginap di bale desa dan sebagian di rumah Bpk Darman (Mba Yanti di dekat MI). (bagi bujang-bujang kampung, lumayan bisa cuci mata lho.. mbak-mbaknya cantik-cantik!) Target peserta adalah 300 orang sesuai dengan kupon yang dibagi, tetapi tidak menutup kemungkinan akan bertambah karena panitia juga menerima peserta/masyarakat yang tidak mendapat kupon.

Yang sangat disayangkan, kami menangkap ada koordinasi dari Pemerintah Desa yang kami lihat masih sangat kurang sebagai tuan rumah terhadap tamunya. Apalagi terhadap tamu bertujuan sosial seperti ini. Misalnya, sosialisasi kegiatan ini kepada masyarakat sehingga pada acara penyuluhan tidak dihadiri banyak ibu sesuai target. Demikian pula dengan kupon pengobatan yang distribusinya diserahkan perangkat desa, ternyata sampai hari Minggu masih banyak yang belum dibagi. Hal ini tentu amat disayangkan dan mengecewakan kita.

Toh begitu, sosialisasi dari mulut ke mulut membuat pengobatan gratis dibanjiri masyarakat . Tercatat lebih dari 400 orang memanfaatkan pengobatan gratis yang dalam hal sarana dan pelayanannya memang tak kalah dengan di RSU. Bahkan saking banyaknya, Panitia akhirnya membatasi pendaftaran sampai jam 12 siang dari rencana semula jam 1. Kebetulan juga, hari Senin adalah hari pasaran Peniron sehingga masyarakat memanfaatkan pengobatan gratis sekalian berbelanja ke pasar.

Akhirnya, kami mewakili masyarakat mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada STIKES dan PKU Muhammadiyah Gombong utamanya kepada Mas Soim dan “pasukannya” yang tanpa lelah bekerja demi suksesnya acara dan demi menyehatkan masyarakat.
Juga kepada Mba Yanti (anake Pak Darman, bekas pacar saya–hehe) selaku “tuan rumah” bagi teman-temannya sesama Panitia dan telah menuntun mereka untuk berdarma bhakti di Peniron.

Juga permintaan maaf jika banyak kekurangan kami sebagai tuan rumah. Semoga tidak kapok dan akan ada lagi kegiatan sejenis maupun kegiatan lain di sini.