Tak terasa, sudah seminggu lebih blog ini tak pernah diupdate. Kesibukan awal bulan ini sangat membuat kami sangat “lelah”. Bahkan demi menjaga stamina luar dalam, 2 hari terakhir ini saya harus mengorbankan tontonan live UEFA Euro 2008 tiap malam dan dini hari. Hanya partai Belanda vs Italia tadi malam yang dengan segala upaya saya haruskan untuk nonton, toh tak lebih dari 1/10 tayangan yang saya ikuti, selebihnya: tidur.


Jadi mohon maap kalau berita dari kampung belum sempat saya tulis. Boro-boro membuat artikel baru, baru membuka laptop saja langsung bablas tidur dan tau-tau sudah pagi. He..he..


Beruntung kita sudah punya forum sebagai pelabuhan baru, yang ternyata sudah mulai ramai menjadi tempat kumpul. Hal ini yang tak saya duga sebelumnya, ternyata dapat juga tercipta komunitas maya walaupun kita berasal dari desa yang terpencil.


Awal bulan Juni, walaupun tak ada yang spesial sebenarnya ada beberapa berita dari kampung. Karena berbagai keterbatasan, saya hanya mampu merangkumnya dalam berita yang juga sangat terbatas.

  1. Awal Juni, dimulai dengan penataan asset tanah di Karangduren. Sebelum itu, telah dilakukan penataan asset tanah gugur seluas hampir 7000 m2 yang berpuluh-puluh tahun hanya dinikmati gratis oleh sekitar 15 KK, sekarang ditata dan dikelola dalam bentuk sewa kontrak oleh 60 KK. Hasil dari pengelolaan itu menjadi sumber pemasukan desa dan dikembalikan kepada lingkungan yang dianggap paling membutuhkan. Dengan pola yang sama, sistem ini juga yang diberlakukan di tanah Karangduren.

    Mengenai Tim inventarisasi dan penataan asset akan ditulis tersendiri dengan harapan ada kesepahaman dan dukungan moral dari pembaca

  2. Malam minggu tgl 7 Juni diadakan kumpul rutin Paguyuban Mbangun Deso di rumah Kang Ratman ngeBak. Kemarin merupakan kumpul paguyuban yang ke 11 dan diisi dengan dialog. Tema dialog difokuskan pada program-program terbaru, terutama dilingkungan Dusun Bak yaitu : Penataan bantaran sungai (termasuk pembuatan lapangan sepak bola di bantaran Bak), betonisasi lanjutan di Curug-Klantang, Pengaspalan jalan Curug – Silampeng, dan program Air bersih PAMSIMAS di Curug.

    Narasumber disesuaikan dengan tema dialog. Diharapkan, dialog akan membiasakan masyarakat untuk berdiskusi dan menyampaikan pendapat. Disamping terjadi kesatuan pemahaman, juga akan tercetus solusi-solusi dari permasalahan yang mungkin timbul. Disamping dialog, acara yang paling ditunggu adalah arisan rutin. Dengan anggota paguyuban yang sekarang berjumlah 85 orang, maka perolehan arisan juga cukup lumayan.
    Mengenai profil Paguyuban Mbangun Deso akan ditulis tersendiri.

  3. Setelah acara kumpul paguyuban, acara selanjutnya adalah nonton bareng EURO 2008 di balai desa. Dengan layar TV 29” dan parabola milik desa. Acara nonton bareng terasa sangat meriah, tetapi bagi yang tidak suka tentu akan sangat terasa mengganggu. Acara nonton bareng berlangsung sampai pagi.
    Rencananya, acara nonton bareng partai final akan dilaksanakan dengan menggunakan layar lebar/LCD.

  4. Hari minggu siang, diadakan pertemuan pengurus LKMD sekaligus pemantapan seksi-seksi. Yang menggembirakan, dari 19 pengurus LKMD hampir hanya 1 orang yang berusia di atas 40 tahun. Ini menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap generasi muda di Peniron memang sangat luar biasa. Bahkan bisa dikatakan, Desa Peniron adalah desanya kaum muda.
    Profil LKMD Peniron akan ditulis tersendiri.

Awal Juni memang tak ada hal yang menarik, tetapi akhir Juni mudah-mudahan banyak hasil positif dari program-program yang telah direncanakan.

Walaupun tak menarik, dibulan Juni ada tanggal saya lahir berpuluh tahun yang lalu, dan juga acara mudun lemah untuk anak saya. Kalau ada yang mau kasih kado, tentu akan saya terima dengan senang hati dan Anda akan saya doakan masuk sorga…