Petai (parcia speciosa) atau pete dalam bahasa Peniron adalah salah satu makanan favorit sebagian wong lor, Peniron dan sekitarnya. Entah untuk daerah Kebumen yang lain tetapi di tempat mertua saya, Bojong, Panjer Kebumen, biji pete hanya dijadikan sebagai penyedap sayur saja, tidak untuk lalap seperti di Peniron. Di negara-negara Barat, konon biji petai dijuluki sebagai the most horrible food in the world (makanan paling mengerikan di dunia) karena baunya yang sangat menyengat.
Biji petai, meski menghasilkan bau tidak sedap, sangat disukai oleh sebagian orang karena dapat meningkatkan selera makan. Petai dapat dimakan mentah, sebagai lalap, direbus, digoreng atau dibakar.

Dan tahukah Anda, dibalik baunya yang ”aduhai” petai ternyata memiliki kandungan gizi yang hebat. Dibandingkan dengan apel, buah yang oleh wong Peniron dianggap lebih ”kota”, petai memiliki protein 4 kali lebih banyak, karbohidrat 2 kali lebih banyak, fosfor 3 kali lebih banyak, vitamin A dan zat besi 4 kali lebih banyak dan 2 kali lipat dari jumlah vitamin dan mineral lainnya. Jadi, jangan anggap ndeso biji petai Bung!

Selain mengandung antioksidan yang bisa menangkal macam-macam penyakit, petai dapat meningkatkan kemampuan belajar anak dan menghilangkan depresi.

Biji Petai Kaya Protein

Penyebab bau pada petai adalah asam amino yang dikandung biji petai. Asam amino itu didominasi oleh asam amio yang mengandung unsur sulfur (S), dan ketika terpecah-pecah menjadi komponen yang lebih kecil, asam amino itu akan menghasilkan berbagai komponen rasa yang sangat menyengat. Salah satu gas yang terbentuk dari unsur itu adalah gas H2S hidrogen sulfida) yang terkenal sebagai gas yang sangat bau.

Petai juga merupakan sumber energi yang sangat baik, yaitu 142 kilo kalori (kkal) per 100 gr biji. Petai juga mengandung 3 gula alami yaitu sukrosa, fruktosa dan glukosa yang dikombinasikan dengan serat. Kombinasi bersinergi menjadi dorongan tenaga instan tetapi cukup lama dan cukup banyak efeknya. Oleh karena itu, banyak olahragawan yang mengkonsumsi petai karena percaya mampu meningkatkan stamina. Riset membuktikan, dua porsi petai mampu memberikan tenaga yang cukup untuk melakukan aktifitas berat selama 90 menit!

Kandungan fosfor pada biji petai juga cukup baik yaitu 1,15 mg per gr biji.

Fosfor merupakan mineral kedua terbanyak setelah kalsium. Kurang lebih satu persen berat tubuh kita terdiri dari fosfor.

Petai juga mengandung vitamin C yang cukup tinggi yaitu 46 mg per 100 gr biji. Penjagaan agar fungsi tubuh tetap mantap banyak dipengaruhi oleh kandungan vitamin C dalam tubuh. Perannya dalam proses penyembuhan luka serta daya tahan tubuh melawan infeksi dan stres. Kandungan vitamin A pada petai juga cukup baik yaitu 200 IU per 100 g. Vitamin A berperan menjaga kornea mata agar tetap sehat.

Biji Petai Hilangkan Stress

Menurut survey yang pernah dilakukan diantara penderita stress, banyak orang merasa lebih baik setelah makan petai. Hal ini terjadi karena petai mengandung tryptophan, sejenis protein yang diubah tubuh menjadi serotonin. Inilah yang akan membuat relaks, memperbaiki mood dan secara umum membuat seseorang lebih bahagia.

Jika mengalami stress saat ”tamu” datang, anda bahkan tak perlu minum pil tertentu. Cukup atasi dengan makan petai. Vitamin B6 yang terkandung didalamnya akan mengatur kadar gula darah yang dapat mengatur mood.

Menurut riset dalam The New England Journal of Medicine, makan petai sebagai bagian dari makanan sehari-hari akan menurunkan resiko kematian akibat stroke sampai 40 persen. Jadi anggapan selama ini bahwa makan petai akan membuat kita hipertensi adalah anggapan yang salah.
Buah petai juga dapat meningkatkan kemampuan otak. Sebuah studi yang dilakukan terhadap 200 siswa di Twickenham (Middlesex) menyatakan bahwa siswa itu mengalami peningkatan kemampuan belajar setelah memakan petai pada saat sarapan, istirahat dan makan siang.

Petai juga mampu menetralkan asam lambung dan mengurangi iritasi dengan melapisi permukaan dalam lambung. Petai memiliki efek antasid pada tubuh sehingga bila dada Anda terasa panas akibat kebanyakan makan, cobalah makan petai untuk mengurangi resiko sakitnya. Karena kandungan energinya yang tinggi, petai dianjurkan dimakan antara dua waktu makan untuk mempertahankan kadar gula darah dan menghindari muntah.

Cara Menghilangkan Bau Petai

Selama ini, sebagian orang menghindari makan petai karena risih akan baunya dan mengganggu dalam pergaulan kita. Tetapi dengan banyaknya kandungan petai yang sangat luar biasa, mungkin Anda menjadi tertarik untuk mengkonsumsi tanpa takut berbincang dengan orang karena mulut yang bau petai.

Ada cara untuk menetralisir/menghindarkan bau petai. Meskipun belum terbukti secara ilmiah, yaitu

  1. Setelah selesai makan, kunyahlah nasi putih tanpa lauk sebanyak 2 kali masing-masing sekitar 25 kunyah.
  2. Kunyahlah buah mentimun setelah makan biji petai atau
  3. Kunyahlah bubuk kopi (boleh tambah gula) setelah makan petai beberapa menit, kemudian kumur dengan air dingin.
  4. Jangan lupa saran dokter, sikat gigi setiap habis makan.

Selamat mencoba…