Peniron, desa kita ini sedang melakukan berbagai kegiatan pembangunan infrastruktur di berbagai dusun. Antusiasme warga sangat kental, terbukti dengan semangat swadaya menyambut dana-dana stimulant yang dikucurkan pemerintah.

Oleh : Sumedi Sastrawardaya, A.Md.Kom

Peniron, desa seluas 951 Hektar. Terbagi atas 8 Kadus (Kepala Dusun), 12 RW dan 45 RT merupakan desa terluas yang ada di wilayah Kecamatan Pejagoan. Kondisi alam pegunungan dan sulitnya daerah-daerah pinggiran untuk dijangkau oleh kendaraan baik roda 2 maupun roda 4 menjadi kendala dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat. Bahkan sebagian wilayah dusun ada yang belum dapat dijangkau dengan kendaraan roda 4 sehingga akses masyarakat ke pusat pemerintah desa, kecamatan ataupun kabupaten menjadi terhambat.
Demikian pentingnya infrastruktur fisik, maka Pemerintah Desa dibantu dengan lembaga-lembaga desa yang ada sampai dengan saat ini masih berkonsentrasi membuka jalan ke dusun-dusun terisolir. Setelah infrastruktur khususnya jalan dan jembatan dibangun masyarakat akan lebih mudah untuk melakukan akses ke pusat-pusat perekonomian. Diharapkan setelah adanya perbaikan sarana dan prasarana tersebut peningkatan pendapatan akan dicapai sehingga kesejahteraan masyarakat juga terangkat.

Semangat kebersamaan dalam wujud gotong – royong menjadi kunci utama dalam keberhasilan pembangunan di Peniron. Terbukti sudah, ketika masyarakat bergandengan tangan dengan pemerintah desa dan lembaga, Peniron tahun ini mendapatkan beberapa sumber pendanaan pembangunan fisik, baik dari anggaran rutin pemerintah daerah maupun dana-dana stimulant dari Bank Dunia.

Kami ucapkan selamat kepada beberapa kadus yang tahun ini mendapatkan prioritas pembangunan fisik diantaranya adalah :

1. PENGASPALAN JALAN CURUG – SILAMPENG :

Bantuan aspal Pemkab akan direalisasikan dalam waktu dekat, 20 drum aspal diperkirakan akan mencukupi untuk pengaspalan sampai dengan dukuh Silampeng. Penghargaan setinggi-tingginya disampaikan kepada masyarakat setempat yang telah bersedia untuk menyambut bantuan stimulant ini dengan melakukan swadaya material dan tenaga, walau bukan hal yang ringan namun semangat tak pernah surut dari warga setempat.

Selanjutnya untuk jalan menuju Dukuh Sibango belum dapat dilanjutkan karena belum ada macadam. Dalam tahun ini juga makadam Silampeng-Sibango akan dirintis, semoga tahun yang akan datang jalan aspal ini akan berlajut, sehingga transpotrasi dapat lancar dan untuk dapat mencapai Desa Pengaringan tidak repot lagi.

2. RABAT BETON CURUG – CINDE

Bantuan Pemkab berupa 100 zak PC (semen) akan digunakan untuk Rabat beton antara Curug bagian selatan menuju Cinde. Kondisi tanah merah yang sangat licin sangat menyulitkan transportasi masyarakat setempat utamanya pada musim penghujan. Sehingga jalan ini menjadi perhatian Pemerintah Desa Peniron. Berkat dukungan dari masyarakat dan upaya maksimal dari Kepala Desa didukung Lembaga Desa akhirnya tahun ini jalan tersebut mendapatkan alokasi bantuan berupa PC (semen). Terima kasih atas kesediaan swadaya bagi masyarakat setempat yang telah menyediakan kelengkapan material pendukung lainnya. Selamat menikmati….

3. PENGADAAN SARANA AIR BERSIH

Sumber dana dari anggaran PAMSIMAS, sebesar kurang lebih Rp. 275 juta ini akan di realisasikan tahun ini juga di 3 kadus di Peniron:
  • KADUS BAK : Lokasi di Mata Air Curug dengan debit 1.5 liter/ detik, mempunyai daya tahan pada musim kemarau sehingga dapat dimanfaatkan oleh warga setempat yang selama ini selalu saja kesulitan air pada musim kemarau. Mata air ini diperkirakan dapat mencukupi sekitar 50 kepala rumah tangga.
  • KADUS KRAJAN : Lokasi di Mata Air Kalipancur dengan debit 1.5 liter/ detik, mempunyai daya tahan pada musim kemarau sehingga dapat dimanfaatkan oleh warga setempat yang selama ini mengambil air ke sungai Lukulo pada musim kemarau dengan jarak 1.5 km. Mata air ini akan didistribusikan ke 70 kepala rumah tangga di wilayah setempat.
  • KADUS PERKUTUKAN :Lokasi di Mata Air Pranji dengan debit 2.5 liter/ detik, merupakan beji (sumber air yang tidak pernah kering. Red) akan didistribusikan kurang lebih sejauh 2 KM untuk mencukupi kebutuhan air bersih untuk 75 rumah tangga di Dukuh Perkutukan khususnya, dimana masyarakat penerima bantuan itu sebagian nerupakan Rumah Tangga Miskin (RTM) yang sangat kesulitan air bersih utamanya saat kemarau datang.

4. PEMBANGUNAN JEMBATAN DAN RABAT BETON BULUGANTUNG – KR. DUREN

Sebentar lagi, Karangduren sebuah dukuh terisolir di bagian barat laut dari pusat Pemerintahan Desa Peniron akan segera terbuka. Sebuah jembatan besar dengan bentangan panjang 8 meter dan lebar 4 meter akan berdiri megah dan menjadi sarana penghubung yang efektif baik menggunakan kendaraan roda 4 maupun roda 2. Bukan saja itu, rabat beton berikut normalisasi jalan berupa pelebaran manjadi 4 meter, sepanjang 1000 m, juga sedang diperjuangkan untuk mendapatkan pendanaan dari PNPM PPK 2008 untuk wilayah Kecamatan Pejagoan yang dananya mencapai 2,75 Milyar. RAB sedang digodok dan hampir mencapai final.

Antusiasme warga setempat yang rata-rata bekerja sebagai petani sangat terasa. Terbukti dengan semangat kegotongroyongan, mereka mulai mengumpulkan sarana pendukung swadaya masyarakat sebesar 25% berupa material batu dan pasir. Dengan terbukanya daerah ini kurang lebih sekitar 250 KK akan dapat merasakan manfaatnya secara langsung.

5. PEMBANGUNAN JALAN RABAT BETON KLAPASAWIT

Sekitar 75 KK dari Dusun Klapasawit akan mendapatkan fasilitas jalan dengan konstruksi rabat. Pembangunan jalan sepanjang + 850m ini akan dibiayai dari Alokasi Dana Desa (ADD) Tahun 2008 yang merupakan Anggaran Rutin Pemkab Kebumen.

Masyarakat Klapasawit patut merasa lega karena jalan tanah yang ada sekarang ini sangat menyulitkan transportasi segera akan dibenahi dan arus perekonomian juga akan semakin lancar. Namun demikian semuanya tidak akan terwujud tanpa dukungan dari masyarakat setempat berupa swadaya baik tenaga maupun material utamanya adalah batu.

Peniron memang hanyalah sebuah desa, namun disana kita dilahirkan, bagaimanapun kita mesti menempatkannya sebagai sebuah kebanggan tersendiri sebagai tumpah darah yang patut kita perjuangkan demi kemajuannya. Kemajuan Peniron ada ditangan kita, bukan siapa-siapa. Peniron masih membutuhkan uluran dan kontribusi kita baik dalam segi apapun, bukan saja material namun pemikiran dan kepedulian juga sangat dibutuhkan.

Dengan semangat kebersamaan mari kita bangun Peniron yang lebih baik dari hari ini.

Indonesia Bisa!!! Kenapa Peniron tidak???

Salam…